Cara Menulis Caption Instagram Terbaik

Feed-Instagram-yang-Keren-untuk-Semua-Jenis-Pengguna

Apa Yang Membuat Caption Instagram Menarik?

Caption Instagram yang hebat harus dapat memamerkan kepribadian merek Anda, menghibur, dan meminta followers Anda untuk bertindak. Caption bisa mencapai 2.200 karakter, termasuk emoji, dan menggunakan hingga 30 hashtag.

Tentu saja itu tidak berarti caption Anda harus menjadi esai yang dipenuhi hashtag dengan banyak emoji yang mengganggu. Seperti halnya salinan web yang bagus, caption Instagram Anda harus menarik perhatian dan mudah dibaca. Berikut adalah beberapa tips untuk menyusun caption yang sempurna.

1. Kenali Audiens Anda

Semakin baik Anda mengenal audiens Anda, semakin mudah untuk melibatkan mereka dalam strategi pemasaran Instagram Anda. Karena Anda tidak mungkin tahu setiap prospek, sebaiknya Anda membangun kepribadian audiens. Setelah Anda mengenali audiens, Anda dapat menguraikan pertanyaan yang diperlukan untuk bertanya pada diri sendiri dalam menentukan siapa pelanggan Anda? Berapa umur mereka? Di mana mereka tinggal? Pekerjaan macam apa yang mereka miliki? Apa yang mereka lakukan di luar pekerjaan? Dan sebagainya. Dengan begitu, Anda dapat membuat caption sesuai dengan target audiens Anda.

2. Tempatkan Kata-Kata Yang Paling Penting Di Awal Caption

Caption akan terputus dalam feeds pengguna setelah beberapa baris teks, jadi Anda perlu menyampaikan poin kunci atau ajakan bertindak. Masukkan setiap @mentions dan hashtags (lebih banyak pada mereka nanti) di akhir. Memulai dengan kata-kata yang paling penting adalah praktik menulis yang bagus. Kaitkan pembaca dan beri dia alasan untuk menyentuh pilihan lebih banyak lagi atau more.

3. Edit Dan Tulis Ulang

Luangkan waktu Anda dan jangan takut untuk melewati beberapa konsep, terutama jika teks Anda lebih dari beberapa baris. Pastikan setiap kata mendukung konten dan pesan yang ingin disampaikan. Potong kata-kata yang tidak perlu dan membingungkan. Anda juga harus menyuruh orang lain mengedit pekerjaan Anda. Sepasang mata baru akan mengetahui kesalahan yang mungkin tidak Anda sadari. Anda juga dapat menggunakan tools sosial media yang dapat membantu mengoreksi tulisan.

4. Gunakan Hashtag, Tapi Gunakan Dengan Bijak

Postingan di Instagram dengan setidaknya satu hashtag, rata-rata memiliki keterlibatan 12,6 persen lebih banyak daripada mereka yang tidak memiliki hashtag, menurut sebuah studi oleh Simply Measured. Jadi gunakan mereka bila relevan dengan pos dan target audiens Anda, tapi jangan terlalu banyak menggunakannya sehingga sulit dibaca. Jika Anda tidak ingin mengacaukan caption, ada dua cara untuk “menyembunyikan” hashtag Anda:

  1. Pisahkan hashtag Anda dari sisa teks Anda dengan menguburnya di bawah periode dan jeda baris . Setelah Anda selesai menyusun caption, ketuk tombol 123 . Pilih kembali lalu masukkan titik, tanda hubung, atau tanda bintang. Ulangi langkah-langkah tersebut setidaknya lima kali. Hashtag tidak akan dapat dilihat oleh pengguna kecuali jika mereka menekan opsi lebih banyak atau more.
  2. Jangan menaruh hashtag dalam caption Anda sama sekali . Sebagai gantinya, sertakan mereka di bagian komentar di bawah tulisan Anda. Begitu orang lain meninggalkan beberapa komentar, hashtag tidak akan terlihat kecuali pilihan untuk See all.

5. Ajukan Pertanyaan

Salah satu cara termudah untuk mendapatkan lebih banyak komentar di foto Anda adalah dengan menggunakan caption untuk mengajukan pertanyaan kepada followers Anda. Bisa jadi pertanyaan ya atau tidak, pertanyaan pengujian keterampilan, atau pertanyaan terbuka. Anda juga bisa menggunakan caption untuk meminta audiens agar memberikan tips atau rekomendasi.

6. Beri Teriakan Dengan @Mention

Apakah postingan Anda memiliki hubungan dengan user lain? Sertakan mereka dalam caption sehingga followers Anda dapat melihat profil mereka juga. Dengan menyebutkan pengguna lain dalam judul, Anda mungkin dapat melibatkan followers mereka ke dalam konten Anda.

 

Hal Yang Dapat Dipelajari Dari Postingan Sosial Media Yang Terbaik

1474257591560047486

Ketika Anda sedang berpikir untuk menentukan konten sosial yang menarik, maka akan sangat membantu jika Anda melihat kembali postingan sebelumnya yang terbaik dan berhasil. Dengan mempelajari mengapa dan apa yang membuatnya menjadi postingan terbaik, Anda dapat menetapkan panduan yang membantu untuk menghasilkan konten berkualitas tinggi. Berikut adalah beberapa pelajaran tentang cara membuat konten dari postingan sosial media yang terbaik.

  1. Membuatnya Tetap Singkat

Menulis untuk sosial media tidak berbeda dengan bentuk penulisan ‘copywriting’ lainnya. Menulis sesuatu yang ringkas akan lebih sulit dari yang terlihat. Ketika berhadapan dengan topik yang kompleks, ada kecenderungan untuk menjelaskan lebih banyak atau terlalu banyak. Maka, ada baiknya untuk menghabiskan banyak waktu dalam menyaring konsep menjadi satu kalimat atau gagasan tunggal. Menjaga headline agar tetap singkat akan lebih baik untuk klik-through dan share.

  1. Mementingkan Konten

Kami menyarankan untuk tidak menulis ulang salinan demi menciptakan sesuatu yang baru. Sebagai gantinya, cobalah untuk lebih memiliki semangat dalam judul atau paragraf pembuka konten. Dengan begitu, Anda dapat mengoptimalkan konten untuk memperoleh banyak klik dan share. Pengunjung akan senang jika mereka bisa membaca sesuatu yang baru setiap harinya dari Anda.

  1. Menggunakan Angka

Postingan blog dengan gaya daftar biasanya akan berkinerja lebih baik. Pengunjung akan dapat dengan cepat memindai informasi untuk menemukan konten yang paling relevan bagi mereka dan kemudian mereka akan melanjutkan membacanya. Jika Anda berbagi suatu daftar, selalu gunakan angka dalam konten Anda sehingga mempermudah pengunjung dalam mencari informasi.

  1. Katakan Pada Audiens Apa Manfaatnya Bagi Mereka

Kapan pun kita menulis sebuah postingan, kita harus mampu membingkainya dengan efisien dan memunjukkan manfaat yang jelas bagi audiens. Entah itu menghemat waktu, melakukan pekerjaan dengan baik, atau terlihat seperti ahli di bidangnya, Anda harus selalu memberikan insentif bagi audiens untuk mengklik.

  1. Bereksperimen Dengan Format Baru

Bila Anda sudah melakukan proses pengerjaan, maka memulai sesuatu yang baru dapat menimbulkan sebuah kegelisahan. Tetapi, menurut pengalaman kami, nanti hasilnya akan sangat berharga. Menggunakan format baru seperti Facebook Live dan video sosial media lainnya telah memberi kita kesempatan untuk lebih memahami jenis konten yang paling banyak diminati oleh audiens. Menguji format baru juga memungkinkan Anda untuk membuat konten yang fresh seperti postingan blog, podcast, dan studi kasus. Kemudian Anda bisa mereparasikan konten tersebut untuk sosial media lainnya. Sejauh ini kita sudah banyak melihat kesuksesan dari beberapa langkah tersebut.

  1. Jangan Takut Untuk Menunjukkan Bahwa Anda Adalah Manusia

Sebagai pemasar, kita sering diliputi dengan sejumlah akronim, kata-kata yang disalahgunakan, atau audiens yang mengajukan pertanyaan yang sama berulang-ulang pada postingan. Jadi, mengapa kita tidak berhubungan dengan audiens selagi kita bisa?  Dengan berbagi postingan di sosial media, Anda akan merasa bahwa Anda terhubung ke audiens pada tingkat yang lebih manusiawi. Dengan kata lain, Anda harus memberikan sesuatu yang dapat menunjukkan bahwa Anda adalah seseorang yang ada dibalik postingan tersebut. Anda dapat mencoba memasukkan unsur pendidikan sehingga Anda dapat memberi nilai lebih bagi para followers dan mereka akan merasa lebih dekat dengan Anda.

  1. Memberikan Barang Secara Gratis

Orang-orang tentu menyukai barang gratis. Cobalah untuk memberi insentif kepada orang-orang untuk terlibat dengan konten Anda. Misalnya dengan meminta mereka melakukan retweet agar bisa mendapatkan barang gratis. Ini adalah cara cepat dan mudah bagi Anda untuk mendorong keterlibatan. Ini juga cara yang bagus agar mendapatkan eksposur untuk sebuah acara atau kampanye.