Ini Dia Pilihan Dalam Menambah Terjemahan Bahasa Di Website-mu!

translations

Menerjemahkan konten website ke beberapa bahasa bisa menjadi hal yang menantang, terutama jika kamu tidak memiliki kemampuan dalam bahasa yang ingin disertakan. Meskipun sebuah tantangan, masih ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membantu menambahkan terjemahan bahasa ke dalam website. Mari kita lihat beberapa pilihan yang tersedia saat ini.

1. Google Translate

Google translate merupakan layanan penerjemah bahasa yang disediakan oleh Google. Untuk menambahkannya di situsmu, kamu cukup mendaftar dengan satu akun, kemudian paste kode ke websitemu. Layanan ini memungkinkan kita untuk memilih bahasa yang berbeda yang ingin ditampilkan pada website, mereka memiliki daftar bahasa yang sangat luas, ada lebih dari 90 bahasa yang bisa kamu pilih.

Keuntungan menggunakan Google Translate adalah selain sederhana dan mudah dipahami, biayanya juga sangat efektif (gratis). Kamu bisa menggunakan banyak bahasa tanpa harus membayar penerjemah.

Keakuratan terjemahan Google Translate ini memang kurang bagus, karena ini merupakan solusi otomatis yang tidak selau memahami konteks dari apa yang kamu katakan. Google Translate kurang efektif jika diterapkan pada situs dengan konteks yang sangat khusus atau teknis (kesehatan, teknologi, dll).

2. Language Landing Pages

Jika karena satu alasan atau yang lainnya, kamu tidak bisa menggunakan Google Translate, mungkin kamu akan berpikiran untuk menyewa orang untuk menerjemahkan secara manual dan membuat sebuah landing page untuk setiap bahasa yang diinginkan.

Dengan landing page, kamu hanya akan memiliki satu halaman konten terjemahan dari keseluruhan situsmu. Halaman tunggal ini harus dioptimalkan untuk semua perangkat, yang dapat berisi informasi tentang dasar perusahaan, jasa, atau produkmu, serta rincian yang digunakan pengunjung untuk mempelajari lebih lanjut atau yang dapat menjawab pertanyaan pengunjung dalam bahasa mereka. Jika kamu tidak memiliki seseorang yang bekerja sebagai penerjemah bahasa, kamu bisa menyediakan formulir pertanyaan sederhana yang kemudian harus dijawab, baik dengan penerjemah atau menggunakan layanan seperti Google Translate.

3. Memisahkan bahasa situs

Menerjemahkan seluruh situsmu adalah solusi yang bagus bagi pengunjung, karena kamu bisa memberikan akses kepada mereka ke semua konten dalam bahasa pilihan mereka. Ingat, biaya penerjemah tidak berhenti setelah “go live” dengan versi bahasa baru. Setiap konten yang ditambahkan pada situs, termasuk halaman baru, blog posts, press releases, dll, juga perlu diterjemahkan untuk menjaga versi situs tetap sinkron.

Pada dasarnya, kamu memiliki beberapa versi situs untuk mengelola website. Kamu harus menyadari biaya tambahan, baik biaya penerjemah dan upaya pembaruan, untuk menjaga kelengkapan terjemahan.

4. Pilihan CMS

Situs yang menggunakan CMS mungkin bisa memanfaatkan plugin yang dapat menerjemahkan konten dalam situs tersebut. Karena semua konten CMS berasal dari database, ada cara yang dinamis agar konten bisa diterjemahkan secara otomatis, tetapi ada beberapa plugin yang juga menggunakan Google Translate atau situs yang mirip dengan Google Translate. Jika kamu ingin menggunakan fitur terjemahan dinamis, kamu mungkin bisa menyewa penerjemah untuk meninjau konten yang dihasilkan untuk memastikan keakuratan dan dapat digunakan.

Itulah beberapa cara menambahkan terjemahan bahasa pada website.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *