4 Kesalahan yang Sering Dilakukan Dalam Iklan Youtube

Youtube

Kita mungkin telah sering mendengar banyak kelebihan dan keuntungan beriklan di Youtube. Situs video sharing ini mengklaim bahwa ada lebih dari 4 miliar video yang dilihat setiap harinya. Ini jauh memiliki jangkauan yang lebih besar dari Facebook (dan terus tumbuh).

Namun, analisis Youtube menunjukkan tingginya jumlah “skips” yang terjadi, ini berarti bahwa pengunjung yang melihat iklan tersebut memilih untuk melewatinya dan kita tidak akan mendapatkan hasil yang positif. Hal ini membuat kita tidak percaya dengan orang-orang yang mengatakan bahwa memasang iklan di Youtube adalah ide yang baik.

Tapi ada satu hal, ini bukan kesalahan dari iklan Youtube. Sebenarnya ada banyak cara untuk mendatangkan traffic dan menghasilkan konversi dengan peluang yang lebih besar yang dapat ditemukan pada layanan video populer. Masalahnya adalah terletak pada kita dan kesalahan yang kita buat.

Berikut ini adalah empat kesalahan umum yang sering dilakukan oleh pemula dalam membuat video iklan di Youtube:

1. Tidak menyisipkan target iklan dengan baik

Kenapa banyak orang memilih “skips” sebelum melihat iklan? Menurut Shalwick, pendiri aplikasi Veeroll, video tersebut mungkin tidak tepat sasaran untuk audiens. Jika kita pernah melakukan “skips” pada iklan ketika melihat iklan di Youtube, mungkin kita akan memahami apa sebabnya. Jika iklan yang ditampilkan tidak menarik, maka pengunjung pasti akan memilih “skips” untuk sampai ke konten yang benar-benar ingin mereka lihat.

Youtube menawarkan banyak kesempatan, jadi jangan takut untuk bereksperimen dengan demografi yang berbeda. Ingat, kita bisa menyesuaikan target audiens jika pilihan awal terbukti kurang efektif. Analisis Youtube akan memberikan semua data yang diperlukan untuk menentukan apakah target iklan kita bekerja. Jika dilakukan dengan benar, kita bisa melihat Click-Through Rates (CTRs) hingga 200 persen.

2. Tidak ada pesan

Kesalahan terbesar lainnya menurut Shalwick adalah terletak pada isi pesan yang ditampilkan. Hal terpenting disini bukan hanya menargetkan orang yang tepat, tetapi kita juga harus dapat menjangkau mereka dengan pesan yang tepat jika ingin mendapatkan perhatian mereka.

Pada akhirnya, iklan Youtube merupakan bentuk pesan interupsi. Artinya, hal itu akan mengganggu audiens dengan membawa mereka untuk menonton iklan. Mengingat rentang perhatian yang sangat pendek, kita hanya punya beberapa detik untuk menyampaikan pesan dengan cara yang efektif melalui iklan.

Sekali lagi, statistik Youtube dapat membantu menentukan pesan yang tepat untuk iklan kita. Jumlah Skips yang tinggi, CTR rendah dan drop-off yang cepat merupakan indikasi bahwa pesan pada iklan kita tidak efektif dengan target audiens. Cobalah untuk mencoba sesuatu yang baru untuk meningkatkan kinerja iklan kita.

3. Jangan menetapkan budget terlalu rendah

Secara keseluruhan, beriklan di Youtube merupakan cara yang sangat efektif untuk menjangkau target pelanggan. Meski begitu, menetapkan budget iklan yang terlalu rendah, baik itu per hari atau per-view akan membuat iklan tidak terlihat oleh target audiens kita.

Bagaimana cara mengetahui rendah atau terlalu rendah? Jika kita berada dalam niche yang kompetitif, kita mungkin perlu untuk menaikkan budget antara 50 sen hingga $1 per-view. Ini bukan berarti kita akan mengeluarkan banyak biaya per-view, tapi setidaknya kita bisa bermain-main dalam penawaran.

4. Mengabaikan iklan gambar

Menurut Shalwick, beberapa pengiklan Veeroll melihat hasil yang lebih baik dari iklan gambar. Ada dua keuntungan utama dari iklan gambar. Pertama, iklan ini secara signifikan lebih mudah dibuat dan dapat membantu pemula beriklan di Youtube. Kedua, mereka tidak diarahkan ke Adwords-compliant landing pages seperti pada iklan streaming. Jika kita mencari cara mengarahkan traffiic Youtube kembali ke video channel Youtube kita, iklan gambar mungkin bisa dipertimbangkan.

Itulah 4 kesalahan utama yang sering dilakukan dalam iklan YouTube.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *